Selasa, 13 Mei 2014

#DH-BERMUHASABAH



Assalamu’alaikum, Bro
               Gimana kabarnya? Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya.. Aamiin.

               Kali ini saya akan menulis tentang filosofi atau dasar pemikiran, mengapa saya sering menggunakan hashtag (#) DH-Bermuhasabah di setiap tulisan saya di Facebook, Twitter atau jejaring sosial lain.

DH-Bermuhasabah apabila dijabarkan maka terdiri dari dua kata yaitu DH dan Bermuhasabah. Mungkin sebagian orang menganggap DH berarti singkatan dari nama saya yaitu Dedikasi Herlambang. Bisa saja orang menganggap seperti itu, padahal ada makna lain yang mendalam dan masih tersimpan dari kata DH itu sendiri.

Disinilah saya akan berbagi kepada Anda tentang makna dari hashtag (#) DH-Bermuhasabah.

Ketika orang berpikir DH itu adalah singkatan nama saya, saya tidak menyalahkan mereka. Kata DH yang saya maksudkan disini adalah “Dari Hati”. Jadi, setiap hal yang saya lakukan selalu diupayakan “Dari Hati”. Dengan kata lain “Dari Hati” merupakan sebuah niat yang tulus dalam melakukan setiap perbuatan.

Bermuhasabah diambil dari kata muhasabah yang berarti perenungan dan diberi imbuhan ber- yang menunjukkan itu sebuah proses. Sehingga kata “Bermuhasabah” dapat diartiakan sebagai proses perenungan terhadap suatu hal.

Secara keseluruhan kata DH-Bermuhasabah memiliki makna yaitu sebuah proses perenungan terhadap suatu hal yang didasari dari hati. Jadi, tulisan-tulisan saya yang terdapat di jejaring sosial jika disana terdapat hashtag (#) DH-Bermuhasabah, maka tulisan-tulisan itu merupakan hasil perenungan dari hati saya terhadap suatu peristiwa ataupun pemikiran yang sudah saya alami atau bahkan dari pengalaman orang lain.

Hal yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah mengapa tulisan-tulisan saya harus melalui proses perenungan dari hati? Karena saya tidak ingin tulisan-tulisan saya hanya sebatas omong-kosong belaka dan yang saya inginkan adalah setiap tulisan-tulisan saya, mampu menginspirasi dan memotivasi setiap orang yang telah mebaca tulisan saya.

Ada sebuah hadits yang menjadi dasar bagi saya untuk menghasilkan pemikiran seperti ini. Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim).

Itulah sekilas tulisan saya mengenai filosofi atau dasar pemikiran mengapa saya sering menggunakan hashtag (#) DH-Bermuhasabah. Semoga tulisan saya yang singkat ini dapat menginpirasi dan memotivasi Anda. Terima Kasih ^_^

#SALAM_SUKSES_DH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar