Assalamu’alaikum, Bro
Gimana
kabarnya? Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya.. Aamiin.
Kali
ini saya akan menulis tentang filosofi atau dasar pemikiran, mengapa saya
sering menggunakan hashtag (#)
DH-Bermuhasabah di setiap tulisan saya di Facebook,
Twitter atau jejaring sosial lain.
DH-Bermuhasabah
apabila dijabarkan maka terdiri dari dua kata yaitu DH dan Bermuhasabah.
Mungkin sebagian orang menganggap DH berarti singkatan dari nama saya yaitu
Dedikasi Herlambang. Bisa saja orang menganggap seperti itu, padahal ada makna
lain yang mendalam dan masih tersimpan dari kata DH itu sendiri.
Disinilah saya
akan berbagi kepada Anda tentang makna dari hashtag
(#) DH-Bermuhasabah.
Ketika orang
berpikir DH itu adalah singkatan nama saya, saya tidak menyalahkan mereka. Kata
DH yang saya maksudkan disini adalah “Dari Hati”. Jadi, setiap hal yang saya
lakukan selalu diupayakan “Dari Hati”. Dengan kata lain “Dari Hati” merupakan
sebuah niat yang tulus dalam melakukan setiap perbuatan.
Bermuhasabah diambil
dari kata muhasabah yang berarti perenungan dan diberi imbuhan ber- yang
menunjukkan itu sebuah proses. Sehingga kata “Bermuhasabah” dapat diartiakan
sebagai proses perenungan terhadap suatu hal.
Secara
keseluruhan kata DH-Bermuhasabah memiliki makna yaitu sebuah proses perenungan
terhadap suatu hal yang didasari dari hati. Jadi, tulisan-tulisan saya yang
terdapat di jejaring sosial jika disana terdapat hashtag (#) DH-Bermuhasabah, maka tulisan-tulisan itu merupakan
hasil perenungan dari hati saya terhadap suatu peristiwa ataupun pemikiran yang
sudah saya alami atau bahkan dari pengalaman orang lain.
Hal yang menjadi
pertanyaan selanjutnya adalah mengapa tulisan-tulisan saya harus melalui proses
perenungan dari hati? Karena saya tidak ingin tulisan-tulisan saya hanya
sebatas omong-kosong belaka dan yang saya inginkan adalah setiap
tulisan-tulisan saya, mampu menginspirasi dan memotivasi setiap orang yang
telah mebaca tulisan saya.
Ada sebuah
hadits yang menjadi dasar bagi saya untuk menghasilkan pemikiran seperti ini. Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah
Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa
yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam,
siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati
tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka
hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim).
Itulah sekilas tulisan saya mengenai filosofi atau dasar
pemikiran mengapa saya sering menggunakan hashtag
(#) DH-Bermuhasabah. Semoga tulisan saya yang singkat ini dapat
menginpirasi dan memotivasi Anda. Terima Kasih ^_^
#SALAM_SUKSES_DH

Tidak ada komentar:
Posting Komentar