Selasa, 19 November 2013

Aku Manusia Bersayap

Aku manusia bersayap
Dua buah sayap ini
adalah pemberian Tuhan
Karena Tuhan sayang kepadaku

Sayap inilah yang selalu
Menghangatkanku dari dinginnya kehidupan
Menghantarkanku mengejar kesuksesan
Menemaniku terbang menggapai impian
 
Aku manusia bersayap
Kini sayapku tlah patah satu
Dan satu yang tersisa

Akankah aku masih merasa hangat?
Akankah aku bisa megejar kesuksesan?
Akankah aku mampu menggapai impian?
Hanya dengan satu sayap yang tersisa

Namun aku tetap yakin
bahwa aku bisa melakukan segalanya
Walau hanya dengan satu sayap
Karena aku masih memilki Tuhan
Tuhan yang sayang kepadaku

Dedikasi Herlambang

Senin, 18 November 2013

LILIN

Lilin?

Engkau Bukan Sebuah Lilin . . .
Cahyamu Lebih Dari Itu . . .
Engkau Adalah Bintang . . .
Bintang Yang Bersinar . . .
Bersinar Dari Kejauhan . . .

Andai Ku Bisa Mendekat . . .
Terang Benderang Yang Kudapat . . .
Karna Aku tahu . . .
Engkau Bukan Lilin . . .
Tapi Bintang Yang Berpijar . . .

Dedikasi Herlambang - 2013

Senin, 23 September 2013

Baktiku Untukmu



Hai, sob...

Kali ini Q punya cerita yang bisa menginspirasi kalian...
Kisah ini bercerita tentang seorang anak yang mengurungkan/menunda keinginannya demi orang  tua tercinta. Bagaimana kisah lengkapnya? Mari simak cerita berikut :)

Ada seorang anak (sebut saja Jack) kini berkuliah di salah satu universitas negeri ternama di salah satu kota di Indonesia. Dia begitu aktif dan sangat dekat dengan keluarganya. Jack berasal dari golongan keluarga menengah ke bawah. Hal inilah yang membuat Jack termotivasi untuk terus sukses berprestasi.

Ilustrasi

Sepanjang perjalanannya di bangku pendidikan dia selalu mendapat hasil yang cukup memuaskan. Saat taman kanak-kanak Jack pernah mendapat penghargaan. Di Sekolah Dasar Jack selalu masuk peringkat 5 besar bahkan dia meraih Nilai Ebtanas Murni (NEM) terting di sekolahnya. Di SMP prestasinya sempat agak merosot karena salah pergaulan. Dan ketika di SMA Jack selalu masuk peringkat 5 besar di jurusan IPS.

Sejak kecil ketika Jack menjadi juara kelas dia tidak meminta sesuatu kepada orang tuanya. Jack hanya ingin memiliki sebuah unit komputer dalam angannya. Suatu hari orang tua Jack mengatahui bahwa Jack menginginkan sebuah komputer. Orang tua jack berkata kepadanya, “Suatu saat jika Ibu dan Bapak memiliki rizki kamu akan dibelikan komputer, nak.” Orang tua Jack berkata demikian untuk menenangkan hati Jack. Di sisi lain semua orang tua di dunia ini pasti ingin sekali membahagiakan buah hati tercinta khususnya orang tua Jack. Tetapi apa daya kondisi berkata lain. Hingga Jack lulus dari sekolahnya Jack belum juga memiliki sebuah unit komputer dan dia juga tidak menuntut kepada kedua orang tuanya.



Jack merasa rendah diri untuk melanjutkan belajarnya di perguruan tinggi karena dia berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Tetapi dengan niat dan usaha yang kuat untuk belajar, akhirnya Jack bisa merasakan bangku perkuliahan dengan mendapat beasiswa dari pemerintah. Semua biaya perkuliahan ditanggung oleh pemerintah bahkan biaya hidup bulanannya sekalipun.


Tak terasa sudah setahun berlalu Jack menjadi mahasiswa. Tiap bulan dia selalu menyimpan uang sisa biaya hidupnya di bank. Hal itu dilakukannya hanya untuk mewujudkan angan-angannya sejak kecil yaitu membeli sebuah unit komputer atau saat ini notebook. Sekian lama dia menabung, terkumpulah sejumlah uang yang senilai dengan harga notebook. Suatu ketika Jack mengetahui jika saat ini orang tuanya sedang terlilit hutang yang jumlahnya kebetulan sama dengan tabungannya yang akan digunakan Jack untuk membeli notebook. Jack sempat bingung harus mengutamakan urusan yang mana antara mewujudkan angan-angannya yang sudah sekian lama dinanti atau melunasi hutang orang tuanya.

Setelah berpikir dengan matang Jack memutuskan untuk melunasi hutang orang tuanya dan menunda angan-angannya. Hal demikian dilakukan Jack semata-mata untuk membalas budi jasa orang tuanya yang sudah merawat, membesarkan dan mendidik Jack hingga seperti saat ini. Bagi Jack uang tabungan yang digunakan untuk melunasi hutang orang tuanya masih belum seberapa dan bahkan tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan kasih sayang dan pengorbanan orang tua Jack selama ini....

Banyak pelajaran berharga yang bisa kita dapat dari kisah inspirasi di atas dan cobalah refleksikan dengan diri pribadi anda saat ini, sob....

Semoga tulisan Q ini bisa bermanfaat untuk kalian semua, sob... ^,^

Salam_Sukses_DH

Selasa, 07 Mei 2013

Kambing Masuk Kampus

Apa kabar, para pembaca?
Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya? Amien.

Kali ini saya mau berbagi inspirasi yang saya temukan tentang ”Konsep Go Green Campus”. Sebelum kita berbicara lebih jauh perlu kita ketahui bagaimana sih konsep Green Campus itu sebenarnya? Mari kita simak penjelasan dari salah seorang pengamat lingkungan.

Menurut Dr. Arif Zulkifli Nasution, “Pengertian Green campus adalah sistem pendidikan, penelitian pengabdian masyarakat dan lokasi yang ramah lingkungan serta melibatkan warga kampus dalam aktifitas lingkungan serta harus berdampak positif bagi lingkungan, ekonomi dan social. http://bangazul.blogspot.com/2012/09/green-campus.html. [7 Mei 2013].

Nah, itu sekilas pendapat dari seorang pengamat lingkungan yang bisa menjadi referensi sebagai pengantar dalam pembahasan tentang konsep Go Green Campus.

Kampus di Indonesia sendiri jumlahnya begitu banyak, mulai dari kampus negeri hingga kampus swasta. Jika semua kampus menerapkan konsep Go Green Campus maka pemanasan global akan terkurangi. Lalu bagaimana dengan kondisi kampus anda sekarang?


Illustration by Bryan Christie Design.

Saya berkuliah di salah satu kampus yang ada di Jawa timur. Kampus saya saat ini sudah mulai mengonsep Go Green Campus namun belum sepenuhnya dijalankan. Kampus saya akan memberlakukan peraturan larangan merokok bagi warga kampus serta penerapan jam malam.

Ada hal menarik dalam kampus saya yaitu penggunaan media pemotong rumput. Kampus saya selain menggunakan mesin dalam proses pemotongan rumput juga menggunakan alat yang sangat alami yaitu KAMBING. (lihat gambar).

Kambing Masuk Kampus

Kampus saya berbeda dengan kampus yang lain dan bahkan hanya kampus saya saja yang menggunakan kambing sebagai media pemotong rumput. Banyak komentar positif maupun negatif yang sampai terdengar pada telinga saya. Namun, kita perlu mengapresiasi komentar positif serta tetap memperhatikan komentar negatif pula.

Menurut saya komentar positif tersebut perlu diaplikasikan dengan sedikit modifikasi. Pertama, kita bisa membuat pakaian untuk kambing-kambing agar kotoran yang dihasilkan tidak terjatuh disembarang tempat. Kedua, kita bisa memanfaatkan hasil kotoran kambing tersebut sebagai pupuk (perlu adanya proses lebih lanjut). Keiga, dengan kondisi demikian diharapkan mahasiswa bisa lebih dekat dengan alam serta komponen yang terdapat di dalamnya.

Tulisan yang sedikit ini semoga bisa menghibur dan bermanfaat bagi para pembaca. Tentunya semoga dapat menginspirasi. Terima kasih ^_^

Minggu, 05 Mei 2013

Pendatang Baru di Blog

Salam.
Apa kabar pembaca?
Semoga selalu dalam lindungan-Nya. Amien...

Alhamdulillah... Akhirnya saya bisa menyelesaikan blog pribadi saya ini dengan segala keterbatasan yang saya miliki. Saya berencana untuk fokus menulis tentang kisah menarik dalam kehidupan yang saya alami.

Proses Pembuatan Blog

Saya berharap tulisan saya yang sederhana ini nantinya dapat bermanfaat (menginspirasi dan memotivasi) bagi para pembaca. Saya teringat sebuah Hadits: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631). Hadits tersebut merupakan salah satu faktor bagi saya untuk membuat blog ini.