Senin, 23 September 2013

Baktiku Untukmu



Hai, sob...

Kali ini Q punya cerita yang bisa menginspirasi kalian...
Kisah ini bercerita tentang seorang anak yang mengurungkan/menunda keinginannya demi orang  tua tercinta. Bagaimana kisah lengkapnya? Mari simak cerita berikut :)

Ada seorang anak (sebut saja Jack) kini berkuliah di salah satu universitas negeri ternama di salah satu kota di Indonesia. Dia begitu aktif dan sangat dekat dengan keluarganya. Jack berasal dari golongan keluarga menengah ke bawah. Hal inilah yang membuat Jack termotivasi untuk terus sukses berprestasi.

Ilustrasi

Sepanjang perjalanannya di bangku pendidikan dia selalu mendapat hasil yang cukup memuaskan. Saat taman kanak-kanak Jack pernah mendapat penghargaan. Di Sekolah Dasar Jack selalu masuk peringkat 5 besar bahkan dia meraih Nilai Ebtanas Murni (NEM) terting di sekolahnya. Di SMP prestasinya sempat agak merosot karena salah pergaulan. Dan ketika di SMA Jack selalu masuk peringkat 5 besar di jurusan IPS.

Sejak kecil ketika Jack menjadi juara kelas dia tidak meminta sesuatu kepada orang tuanya. Jack hanya ingin memiliki sebuah unit komputer dalam angannya. Suatu hari orang tua Jack mengatahui bahwa Jack menginginkan sebuah komputer. Orang tua jack berkata kepadanya, “Suatu saat jika Ibu dan Bapak memiliki rizki kamu akan dibelikan komputer, nak.” Orang tua Jack berkata demikian untuk menenangkan hati Jack. Di sisi lain semua orang tua di dunia ini pasti ingin sekali membahagiakan buah hati tercinta khususnya orang tua Jack. Tetapi apa daya kondisi berkata lain. Hingga Jack lulus dari sekolahnya Jack belum juga memiliki sebuah unit komputer dan dia juga tidak menuntut kepada kedua orang tuanya.



Jack merasa rendah diri untuk melanjutkan belajarnya di perguruan tinggi karena dia berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Tetapi dengan niat dan usaha yang kuat untuk belajar, akhirnya Jack bisa merasakan bangku perkuliahan dengan mendapat beasiswa dari pemerintah. Semua biaya perkuliahan ditanggung oleh pemerintah bahkan biaya hidup bulanannya sekalipun.


Tak terasa sudah setahun berlalu Jack menjadi mahasiswa. Tiap bulan dia selalu menyimpan uang sisa biaya hidupnya di bank. Hal itu dilakukannya hanya untuk mewujudkan angan-angannya sejak kecil yaitu membeli sebuah unit komputer atau saat ini notebook. Sekian lama dia menabung, terkumpulah sejumlah uang yang senilai dengan harga notebook. Suatu ketika Jack mengetahui jika saat ini orang tuanya sedang terlilit hutang yang jumlahnya kebetulan sama dengan tabungannya yang akan digunakan Jack untuk membeli notebook. Jack sempat bingung harus mengutamakan urusan yang mana antara mewujudkan angan-angannya yang sudah sekian lama dinanti atau melunasi hutang orang tuanya.

Setelah berpikir dengan matang Jack memutuskan untuk melunasi hutang orang tuanya dan menunda angan-angannya. Hal demikian dilakukan Jack semata-mata untuk membalas budi jasa orang tuanya yang sudah merawat, membesarkan dan mendidik Jack hingga seperti saat ini. Bagi Jack uang tabungan yang digunakan untuk melunasi hutang orang tuanya masih belum seberapa dan bahkan tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan kasih sayang dan pengorbanan orang tua Jack selama ini....

Banyak pelajaran berharga yang bisa kita dapat dari kisah inspirasi di atas dan cobalah refleksikan dengan diri pribadi anda saat ini, sob....

Semoga tulisan Q ini bisa bermanfaat untuk kalian semua, sob... ^,^

Salam_Sukses_DH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar